Hug Your Readers With a Quotes!

“Sebuah kutipan yang bagus dari seorang penulis atau orang terkenal mampu menarik perhatian pembaca pada detik-detik krusial diawal pembukaan sebuah artikel - Brian Clark, “5 Simple Ways to Open Your Blog Post With a Bang”

Now, jika kalian tidak mempunyai pemikiran bahwa apa yang dikatakan Brian tersebut benar, cobalah mulai bertanya kepada diri kalian sendiri:

Kenapa kalian membaca kutipan diatas, dan mengapa kalian sekarang membaca paragraf ini?

Dalam pandangan pribadiku, sebagai blogger yang memaintain sebuah blog besar – Copyblogger, Brian memiliki sebuah keyakinan yang mantap bahwa dengan membuat sebuah kutipan di awal paragraf artikel, akan membuat sebuah dorongan untuk menyelesaikan membaca artikel tersebut hingga selesai.

Quotes/Kutipan

Kutipan bisa dianggap sebagai tool yang powerful karena dengan mudah menarik perhatian orang. Bisa dikatakan bahwa selama bertahun-tahun, pembaca sudah well-trained baik secara langsung maupun tidak langsung, bahwa teks yang berada dalam sebuah kutipan adalah sebuah hal yang penting - a kind of thing which make alot of inspiration to the readers, besides juga menumbuhkan motivasi tersendiri bagi mereka yang mengutipnya, termasuk aku tentunya.

Term kata “quotable” sendiri memiliki sebuah sense untuk mengangkut/memindahkan bahwa Content yang terdapat didalamnya singkat, jelas, efektif, memiliki daya ikat dan mampu memberikan sebuah summary/kesimpulan akan sebuah konsep tanpa mudah dilupakan.

In case kemudian quote/kutipan tersebut dipisah dari Content atau main-copy, apa yang telah tertanam dalam pikiran pembaca adalah bahwa artikel tersebut recommended untuk dibaca.

A little sharing, dalam kehidupan keseharian, apakah ada yang ketika menjumpai kutipan entah itu pada koran, tabloid atau majalah, kemudian tidak membacanya hingga akhir? Kalaulah ada, mungkin kecil prosentasenya coz rata-rata kemudian mencari tahu apa yang terkandung di dalamnya.

Personally, yang sering aku lakukan adalah scanning terlebih dahulu, berusaha mencari sisi yang menarik sebelum memutuskan untuk membaca atau tidak, salah satunya adalah menemukan kutipan tersebut.

On Blogging

Drawback terkait dengan Blogging, untuk menggunakan The Power of Quotes, ada 2 pendekatan yang bisa ditempuh:

  1. Menulis artikel terlebih dahulu, setelah itu mencari quote/kutipan untuk summarize apa yang ada dalam Content
  2. Melakukan Brainstorming topik  terlebih dahulu (generate idea), matching dengan quote/kutipan yang telah ditemukan, setelah itu baru menulis

Soal Brian, karena memang levelnya sudah jauh diatas kita-kita, maka dengan mudah dia mix 2 pendekatan diatas sehingga terkesan lugas dalam menulis pun menyajikan sebuah artikel. Kadang membawa qote/kutipan tersebut sepanjang diskusi yang disampaikan melalui artikelnya, dan tak jarang menyampaikannya directly pada awal paragraf (Lead Paragraph).

So, as a suggestion for you, cobalah untuk menyesuaikannya dengan gaya menulis kalian. Whatever-lah, yang penting nyaman, karena dengan begitu hasilnya akan optimal.

More over, jujur, tidaklah mudah untuk menemukan sebuah kutipan. Bahkan aku sendiri berpendapat, bahwa itu memerlukan keahlian khusus juga pun kemauan untuk melakukan riset coz diluar sana terdapat banyak sekali kutipan, pun direktori yang mencoba menyusunnya.

Dan, sesuai dengan apa yang menjadi main topic blog kalian, aku pikir sebuah site yang mengkhusukan pada quotes/kutipan akan begitu berharga, rather than a general one. Betul begitu kan? - itulah pentingnya kenapa topik blog kalian haruslah spesifik :)

Ok, jika kalian masih merasa bingung untukmenemukan site yang berisikan quote/kutipan yang bagus, 3 site yang aku rekomendasikan disini adalah yang dalam point of view-ku bisa dikategorikan reputable - QuoteLandBrainyQuote, atau ThinkExist.

Final Suggestion

Terkait dengan metode blogging yang kalian pakai, satu hal untuk menjadi pertimbangan besar, bahwa quote/kutipan tidak bisa digunakan “semau gue”. Means, jika dalam pandangan kalian quote/kutipan tersebut match dan bisa menambah nilai artikel yang hendak kalian publikasi, silakan menggunakannya.

Tapi jika sebaliknya, jika malah membuat kaku, membingungkan, jangan dipaksakan untuk menggunakannya coz itu hanya akan mereduksi value artikel kalian.

More action, jika kalian menggunakannya, lakukanlah proof-reading tidak hanya sekali, mungkin 2 atau 3 kali untuk memastikan bahwa semua fix sebelum dipublikasi.

Final suggestion: quote atau kutipan memang bisa menarik perhatian pembaca pada sebuah artikel, akan tetapi tidak semua kutipan bisa melakukan hal tersebut. Bukan pada masalah quote atau kutipan tersebut, tapi lebih pada sisi pengguna yang hendak menaut kutipan tersebut.

Be wise with quotes!

  • Share/Bookmark
4 Responses to “Hug Your Readers With a Quotes!”
  1. Kutipan harus benar2 mendukung tulisan, jika salah dalam memilih kutipan bisa2 tulisan jadi rancu, nggak nyambung.

    Klu sempat ini yg terjadi, tujuan kita membuat kutipan malah nggak tercapai atau malah salah sasaran.

    Reply to this comment

    by Sofwan
    on 07. Mar, 2009

    • Betul sekali. Disitulah titik susahnya bro… Tapi jika match, bisa mendatangkan banyak traffic juga kan :)

      Reply to this comment

      by Ara
      on 09. Mar, 2009

  2. [...] terkait dengan topik yang aku pilih. In case kadang berupa short story, pertanyaan, ataupun quotes, itu mungkin saat itu “keadaanku” lagi on fire, moodnya lagi [...]

    Reply to this comment
  3. [...] My point here, capailah standar tersebut, setelah itu barulah beranjak untuk melakukan publikasi. Karena apa? Karena standar tersebut akan membawa diri kalian berani bertanggung jawab dengan apa yang dipublikasi, disamping, secara sadar atau tidak, akan membawa kalian untuk lebih dan lebih dalam meningkatkan kualitas publikasi. [...]

    Reply to this comment
Leave a Reply

indonesia java international destination