7 Kendala Mengapa Tidak Produktif
Keep cool dulu guys before reading this article… After then, here a question for you:

Apakah kalian kecewa dengan kenyataan yang kalian alami saat ini, yang seakan menggambarkan bahwa seberapapun kerasnya usaha, tidak cukup untuk memberikan sebuah statement bahwa kalian bisa dibilang produktif dalam melakukan sesuatu?
Jika iya, sekarang saatnya beraksi. Duh kayak film aja ya… Tapi nyata kan, karena jika hanya termenung, tanpa melakukan sesuatu, it means nothing.
Itu sama saja dengan sebuah pernyataan manis kamu akan cinta, “Aku menyayangimu”, tapi tidak mengurainya dalam wujud perbuatan nyata kepada orang yang kalian sayangi.
Ouw, s**w you sweetheart!
Mungkin begitu umpatan orang yang kalian sayangi dalam hati
Dan, tidak akan pernah ada yang namanya sebuah pencapaian yang akan digunakan sebagai bahan analisa untuk melangkah lebih baik ke depan.
Now, sebagai blogger, lebih tepatnya profesional blogger, dalam pandanganku term produktif adalah sebuah keharusan. Apalagi, jika kalian memang serius untuk menekuninya dalam ukuran long-term success.
Note: di bumi ini tidak yang instan guys… Cukup sudah berpegang pada sebuah pola pikir yang menurutku terbelakang, yang rata-rata menjadi pola pikir negara dunia ketiga, meski negara kita termasuk diantaranya, hehe…
So, bagaimana memulainya? Gampang. Berikut aku gambarkan 7 kendala yang mungkin salah satunya adalah penyebab mengapa tidak (bisa dikatakan) produktif:
Kendala 1: Tidak suka dengan apa yang kalian lakukan
Jika kalian tidak mempunyai hasrat/minat pada sebuah pekerjaan yang sedang kalian jalani, maka hasil pencapaian yang maksimal ataupun ungkapan diawal kerja bahwa itu adalah sebuah tantangan, aku pikir itu hanyalah akan sia-sia. Kalian tidak akan produktif, karena kalian hanya akan memperlakukan pekerjaan itu sebagai tugas (bikin beban).
Kendala 2: Kesalahan membuat Prioritas
Menjadi sibuk itu mudah guys… Kalian bisa lakukan apapun seharian dan kemudian merasa telah menyelesaikan semuanya. Tapi apakah apa yang menjadi target kalian tercapai meski telah melakukan semua hal tersebut?
Not really sure if you answered, yes!
Bagaimana mengatasinya: identifikasilah terlebih dahulu semua tugas, pikirkan, dan buatlah sebuah list, agar tahu apa yang harus dilakukan terlebih dahulu, melihat target yang menjadi harapan pencapaian kalian.
Kendala 3: Kalian memang nggak diset untuk kerja
Sori kalo aku bilang seperti itu, tapi cobalah analisa hal berikut:
Jika melakukan sebuah pekerjaan dimana apa yang kalian lakukan hanya duduk di balik meja tanpa melakukan apapun yang seharusnya bisa dilakukan saat itu juga (being productive), maka kalian tidak akan pernah tahu dan bisa mengukur seberapa produktif diri kamu saat ini.
Being impressive?! Waks! Jauh guys, hehe…
Kendala 4: Mudah teralihkan/tidak bisa fokus
Jika tidak bisa konsentrasi pada apa yang seharusnya dilakukan, dengan kata lain perhatian gampang terpecah, bingung, aku rasa kalian memiliki masalah serius dalam pekerjaan. So, sebaiknya cobalah untuk melakukan hal-hal kecil yang akan membuat kalian berlatih untuk fokus.
Mungkin, cobalah bekerja di sebuah ruangan khusus atau pada waktu tertentu, dan singkirkanlah hal-hal yang sekiranya bisa memecah konsentrasi kalian. Contoh: telp, dsb.
Kendala 5: Terlalu banyak istirahat
Huh… Jujur, break itu nggak ada salahnya, dan memang kita butuh untuk melepas ketegangan. Tapi, juga harus tahu bahwa ketika sudah cukup, harus act again. Jangan memanjakan diri atau perasaan
Kendala 6: Memiliki Gaya Hidup yang tidak Sehat
Sleepless nights alias begadang, itu akan berakibat buruk, dan sepertinya tidak ada yang meragukan hal tersebut. Sleepless itu, is the baddest thing, coz keesokan harinya jadi loyo, kehilangan tenaga padahal seharusnya bisa produktif.
Saranku, milikilah sebuah gaya hidup atau pola hidup yang sehat. Dari hal yang paling kecil, anggaplah tubuh adalah kantor kita, so jangan ragu untuk melakukan investasi pada tubuh kita dengan bergaya hidup sehat.
Kendala 7: Tidak pernah (mau) belajar
Setiap orang pasti pernah berbuat salah atau melakukan kesalahan guys, and that’s perfectly natural and it’s all a part of human nature. Akan tetapi, jika kita tidak (mau) belajar dari kesalahan yang pernah kita lakukan tersebut, itulah hal yang susah untuk diterima?
Terlebih as a blogger dimana kita dituntut untuk selalu up to date, begitu kan?!
Last, ada yang mau menambahkan?

![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=2af23d0b-7561-4110-a7c8-89b7dcdab47e)



saya tidak termasuk di no 1 dan no 7. sisanya bener…
hahahaha… apes deh….
by dawiecool
on 10. Mar, 2009
Hehe… Buat reminder aja bro
by Ara
on 12. Mar, 2009
Bagaimana analisanya mengenai manajemen waktu ?
Salam,
by Narmadi
on 10. Mar, 2009
Kendala 5: terlalu banyak istirahat bro… Manajemen waktu, memang seperti itulah seharusnya yang dilakukan, akan tetapi jika “terlalu”, apapun itu, aku yakin hasilnya pasti salah nantinya
by Ara
on 12. Mar, 2009
maksih broo.. its bener2 artikel yg memotivasi manusai kaya’ gue utk berubah…
maju terus blogger ech manusia indonesia
by raiderhost
on 10. Mar, 2009
he.. he..commnet ak ndak keluar thoo ??
capek dech..
by raiderhost
on 10. Mar, 2009
he. he.. mantap coy
by raiderhost
on 10. Mar, 2009
seppp dehh infonya, ^_^
produktif… gw datngggggg.. hehe
by ucup
on 12. Mar, 2009
[...] didapat tentunya tidak akan optimal, dan terus terang hal tersebut hanya malah akan mengurangi sisi produktifitas [...]
by 9 Cara Mudah Untuk Memunculkan Ide | Mimeblogger
on 31. Mar, 2009
[...] yang aku alami bukanlah kekurangan ide, tapi justru sebaliknya, kelebihan ide yang malah menjadikan tidak berproduksi pun berkreasi [...]
by Kurang Ide? You’ve Got to Be Kidding! | Mimeblogger
on 07. Apr, 2009
bneeer bgd tuch,w s7 cz w jg hdp disekeliling org kyak gt, termasuk w sndiri.hwehehehehehe
by venuzz
on 06. Sep, 2009